Tampilkan postingan dengan label softskill 4. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label softskill 4. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Juni 2013

SEGMENTASI PASAR

MAKALAH KEWIRAUSAHAAN
“SEGMENTASI PASAR”



DESI EKA PUTRI
11611880
2SA01


GUNADARMA UNIVERSITY
JL. AKSES KELAPA DUA-CIMANGGIS
2013-2014





KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan YME yang telah meberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas Kewirausahaan. Tugas ini dibuat untuk menyelesaikan tugas dalam mata kuliah Softskill.
            Makalah ini dibuat dengan tujuan memperluas wawasan mengenai segmentasi pasar. Makalah ini dibuat sebagaimana mestinya agar para pembaca mengetahui pengertian segmentasi pasar dan apa saja yang termasuk dalam segmentasi pasar.
Saya sebagai penulis berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam suksesnya makalah ini.
            Akhirnya, semoga makalah ini ada manfaatnya. Tiada gading yang tak retak, begitu pula makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh sebab itu saran dan kritik yang membangun selalu saya harapkan. Terima kasih.



Jakarta,   Juni 2013



I. PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang
Di era globalisasi dimana seluruh hal berubah dan berkembang dengan cepat membuat kita harus lebih teliti dan lebih pintar. Ekonomi merupakan sebuah kenyataan yang terkadang kurang baik bagi kita. Banyak jalan yang dapat kita lakukan untuk meraih ekonomi tinggi (mapan). Salah satu nya adalah dengan kita membuka suatu usaha. Sebuah usaha tidak haruslah besar, alangkah baiknya kita kita memulai sesuatu hal dengan yang terkecil terlebih dahulu. Membuat sebuat usaha tentu diperlukan pemikiran yang matang, agar usaha yang kita buat tidaklah sia-sia. Setelah kita memikirkan usaha apa yang akan kita jalani, kita juga harus memikirkan segmentasi pasar. Dimana usaha kita akan dijalankan dan dikembangkan. Segmentasi pasar tidak semudah yang kita bayangkan, tetapi tidak juga begitu sulit.  Lebih tepatnya kita harus lebih teliti mengenai segmentasi pasar. Oleh karena itu, membuka sebuah usaha kecil bisa akan menjadi besar dengan melihat sisi segmentasi pasar dan segala hal yang mendukung keberhasilan usaha kita.

B.  Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah segmentasi pasar ini adalah agar kita memahami apa itu segmentasi pasar. Jika kita bisa memahami segmentasi pasar, kemungkinan besar usaha yang kita buat bisa berhasil.

C.  Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang dan tujuan penulisan, dapat disimpulkan rumusan masalah sebagai berikut :
-      Apakah yang dimaksud dengan segmentasi pasar ?
-      Apa saja faktor penetapan dan syarat segmentasi pasar ?
-      Apa saja manfaat dan kelemahan dari segmentasi pasar ?
-      Apa saja tingkatan dalam segmentasi pasar ?
-      Bagaimana cara membidik pasar ?





II. PEMBAHASAN

   A.  PENGERTIAN SEGMENTASI PASAR
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda.
Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar.
Segmentasi pasar adalah usaha untuk mengelompokkan pasar, dari pasar yang bersifat heterogen menjadi bagian-bagian pasar yang memiliki sifat yang esamee (Gitosudarno, 2008).
Segmentasi pasar adalah membagi sebuah pasar ke dalam kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang mungkin menghendaki pemasaran atau produk yang terpisah (Amstrong, 1997:227).
Menurut Hermawan Kertajaya,  segmentasi pasar adalah sebuah metode bagaimana memandang pasar secara kreatif. Yakni bagaimana membagi pasar sesuai dengan kebutuhan tertentu. Contohnya dari segi karakteristik atau kebutuhan produk yang berbeda-beda. Segmentasi diperlukan untuk menentukan esam dan strategi yang akan diterapkan pada calon pelanggan.
Nilai terpenting dari segmentasi pasar ini adalah menghantar pembeli dari produk mereka. Bagaimana karakteristik, sekalian mengidentifikasi cara¬cara yang efektif untuk dapat melayani masing-masing segmen tersebut.
Jadi segmentasi pasar merupakan proses yang menyeluruh dimana perusahaan harus memperhatikan pembelian dari masing-masing segmen, paling tidak usahanya akan lebih ekonomis apabila unit-unit pembelian itu dikelompokkan ke dalam beberapa kelompok saja. Ini semua tidak terlepas dari usaha untuk mencapai laba maksimum.



   B.  FAKTOR PENETAPAN SEGMENTASI PASAR

Dalam penetapan segmentasi pasar, terdapat beberapa hal yang menjadi dasarnya yaitu:
Dasar–dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen
·         Variabel geografi
Variabel tersebut, antara lain: wilayah, ukuran daerah, ukuran kota, dan kepadatan iklim.
·         Variabel demografi
Variabel tersebut, antara lain: umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan, pendidikan, dll.
·         Variabel psikologis
Variabel tersebut, antara lain: kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian.
Variabel tersebut, antara lain: manfaat yang dicari, status pemakai, tingkat pemakaian, status kesetiaan dan sikap pada produk.

Dasar–dasar segmentasi pada pasar esamee
·         Tahap 1, yaitu menetapkan segmentasi makro, yakni pasar pemakai akhir, lokasi geografis, dan banyaknya langganan.
·         Tahap 2, yaitu sikap terhadap penjual, ciri–ciri kepribadian, kualitas produk, dan pelanggan.



   C.  SYARAT SEGMENTASI PASAR YANG EFEKTIF

Diantara segmen pasar yang ada terdapat segmen yang menarik (attractive segment) yaitu segmen pasar yang belum terlayani, atau sudah terlayani tetapi kurang baik. Disamping memperhatikan segmen pasar yang menarik tersebut, masih ada faktor-faktor yang harus dipertimbangkan untuk menunjang usaha segmentasi secara efektif. Faktor-faktor tersebut adalah:

1.Measurability (dapat diukur)
Yaitu tersedianya tingkat informasi mengenai sifat-sifat pemtieli, sejauh mana syarat-syarat tersebut dapat diukur, baik secara kualaatif maupun secara kualitatif.

2. Accessbility (dapat dicapai)
Yaitu tingkat dimana perusahaan itu secara efektif memusatkan usaha pemasarannya pada segmen yang telah dipilih.

3. Substantiality (cukup besar atau cukup menguntungkan)
Dimana segmen yang dipilih tersebut cukup luas bagi pemasaran tersendiri, sehingga mendatangkan keuntungan jangka panjang bagi perusahaan.

4. Actionability (dapat dilaksanakan)
Yaitu sejauh apa program yang efektif dapat dirancang untuk menarik dan melayani segmen-segmen tersebut.

5. differentiability (dapat dibedakan)
Yaitu secara konseptual dapat dipisahkan dan memberi tanggapan yang berbeda terhadap elemen dan program bauran.




   D.  MANFAAT DAN KELEMAHAN SEGMENTASI PASAR

Banyaknya perusahaan yang melakukan segmentasi pasar atas dasar pengelompokkan esamee tertentu. Dengan menggolongkan atau mensegmentasikan pasar seperti itu, dapat dikatakan bahwa secara umum perusahaan mempunyai motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat penjualan dan yang lebih penting lagi agar operasi perusahaan dalam jangka panjang dapat berkelanjutan dan kompetitif (Porter, 1991). Manfaat yang lain dengan dilakukannya segmentasi pasar, antara lain:
   1.  Perusahaan akan dapat mendeteksi secara dini dan tepat mengenai kecenderungan- kecenderungan dalam pasar yang senantiasa berubah.
     2.    Dapat mendesign produk yang benar-benar sesuai dengan permintaan pasar.
     3.    Dapat menentukan kampanye dan periklanan yang paling efektif.
    4.    Dapat mengarahkan dana promosi yang tersedia melalui media yang tepat bagi segmen yang diperkirakan akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar..
   5.    Dapat digunakan untuk mengukur usaha promosi sesuai dengan masa atau periode-periode dimana reaksi pasar cukup besar.

Gitosudarmo (2000) menambahkan manfaat segmentasi pasar ini, sebagai berikut:
    1.     Dapat membedakan antara segmen yang satu dengan segmen lainnya.
    2.    Dapat digunakan untuk mengetahui sifat masing-masing segmen.
    3.    Dapat digunakan untuk mencari segmen mana yang potensinya paling besar.
    4.    Dapat digunakan untuk memilih segmen mana yang akan dijadikan pasar sasaran.

Sekalipun tindakan segmentasi memiliki sederetan keuntungan dan manfaat, namun juga mengandung sejumlah resiko yang sekaligus merupakan kelemahan-kelemahan dari tindakan segmentasi itu sendiri, antara lain:
   1.     Biaya produksi akan lebih tinggi, karena jangka waktu proses produksi lebih pendek.
   2.   Biaya penelitian/ riset pasar akan bertambah searah dengan banyaknya ragam dan macam segmen pasar yang ditetapkan.
   3.    Biaya promosi akan menjadi lebih tinggi, ketika sejumlah media tidak menyediakan diskon.
    4.    Kemungkinan akan menghadapi pesaing yang membidik segmen serupa.
Bahkan mungkin akan terjadi persaingan yang tidak sehat, misalnya kanibalisme esame produsen untuk produk dan segmen yang sama.


   E.  TINGKATAN DALAM SEGMENTASI PASAR 

Pembelian mempunyai kebutuhan dan keinginan yang unik. Setiap pembeli, berpotensi menjadi pasar yang terpisah. Oleh karena itu segmentasi pasar dapat dibangun pada beberapa tingkat yang berbeda.
  • Pemasaran massal
Pemasaran massal berfokus pada produksi massal, distribusi massal, dan promosi massal untuk produk yang sama dalam cara yang hampir sama keseluruh konsumen.
·         Pemasaran segmen
Pemasaran segmen menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan, persepsi, dan perilaku pembelian.
  • Pemasaran ceruk
Pemasaran ceruk (marketing niche) berfokus pada sub-group di dalam segmen-segmen. Suatu ceruk adalah suatu grup yang didefiniskan dengan lebih sempit.
  • Pemasaran mikro
Praktik penyesuaian produk dan program pemasaran agar cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu. Termasuk dalam pemasaran mikro adalah pemasaran lokal dan pemasaran individu.



   F.  KRITERIA UNTUK MEMBIDIK SEGMEN PASAR SECARA EFEKTIF

Untuk menjadi target yang efektif, maka segmen pasar tertentu haruslah:

    1.     Dapat diidentifikasi,
    2.    Mencukupi (dari sudut ukuran),
    3.    Stabil atau bertumbuh,
    4.    Dapat dimasuki (dapat dijangkau) dari sudut media maupun biaya.




III. PENUTUP

    A.  KESIMPULAN

Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar haruslah dilakukan agar usaha yang kita jalani dapat berjalan dengan baik dan sukses pada akhirnya. Tidal begitu sulit, akan tetapi kita diharuskan teliti dan pintar dalan hal segmentasi pasar ini.

   B.  REFERENSI

Minggu, 28 April 2013

100 IMPIAN DALAM HIDUP

1. ingin mendapatkan gelar sarjana dalam kurun waktu 3,5 tahun
2. ingin menguasai bahasa jerman
3. ingin membahagiakan kedua orang tua
4. ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri
5. ingin menjadi seorang duta besar
6. ingin mendapatkan gelar professor
7. ingin menjadi dokter
8. ingin lulus dengan ipk 4.00
9. ingin membuat rumah sakit
10. ingin melanjutkan pendidikan hubungan internasional
11. ingin menikah di usia 23 tahun
12. ingin memiliki suami yang sholeh dan berkepribadian baik
13. ingin memberikan sebuah rumah untuk kedua orang tua
14. ingin fasih membaca Al-Qur'an
15. ingin menghafal Al-Qur'an
16. ingin fasih berbicara bahasa inggris
17. ingin menghafal kamus oxford
18. ingin menjadi miss universe
19. ingin bisa hidup mandiri
20. ingin memiliki tinggi badan 172cm
21. ingin memiliki menjadi seorang ibu yang baik
22. ingin menjadi seorang kakak yang baik
23. ingin menjadi orang yang teladan dan bisa dijadikan contoh 
24. ingin dikenang walaupun nanti telah tiada
25. ingin menjadi orang yang berwawasan luas
26. ingin menjadi sourang entrepreneur
27. ingin keliling indonesia
28. ingin memiliki pacar yang setia
29. ingin pergi ke bulan
30. ingin memiliki investasi di perusahaan asing
31. ingin memiliki rumah idaman di new york
32. ingin memiliki usaha pancake
33. ingin memiliki butik
34. ingin memberangkatkan haji kedua orang tua
35. ingin menjadi seorang istri yang baik
36. ingin memiliki 4 orang anak kelak
37. ingin memakai jilbab
38. ingin mendaki salah satu gunung tertinggi di indonesia
39. ingin pergi ke italia
40. ingin menjadi ketua di sebuah organisasi
41. ingin menjadi seorang presiden
42. ingin memiliki tubuh yang ideal
43. ingin memiliki warna kulit yang bagus 
44. ingin menjadi seorang millionare
45. ingin memiliki koleksi mobil sport
46. ingin membuka restaurant indonesian food di luar negeri
47. ingin mempunyai taman herbal
48. ingin bisa membuat robo. ingin bisa membuat pesawat jet
49. ingin memiliki hidup tentram dan damai
50. ingin menjadi seorang ibu yang pintar
51. ingin menjadi orang yang disenangi banyak orang
52. ingin bisa membuat masakan yang enak
53. ingin menguasai bahasa perancis
54. ingin membuat sekolah khusus
55. ingin memiliki anak kembar
56. ingin bertemu barrack obama
57. ingin memiliki keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warrahmah
58. ingin masuk surga
59. ingin memiliki suami yang sayang keluarga
60. ingin sehat jasmani dan rohani
61. ingin membangun masjid
62. ingin menyelami laut terindah di indonesia
63. ingin membahagiakan suami
64. ingin menjadi seorang pengusaha batu bara
65. ingin melanjutkan sampai gelar master di London
66. ingin memiliki koleksi tas dari berbagai negara 
67. ingin honeymoon ke Argentina
68. ingin merubah penampilan menjadi lebih feminim
69. ingin menguasai grammar
70. ingin menjadi orang yang berguna
71. ingin memiliki jaminan untuk hari tua
72. ingin memiliki gedget tercanggih di dunia
73. ingin memiliki mertua yang sayang 
74. ingin membangun panti asuhan
75. ingin membuat rumah singgah
76. ingin memiliki koleksi boneka tedy bear
77. ingin bisa masak pasta yang enak
78. ingin berlibur ke Paris
79. ingin memiliki anak-anak yang pintar
80. ingin menyekolahkan adik-adik sampai jenjang sarjana
81. ingin berlibur dengan keluarge ke hollywood
82. ingin bertemu cesc fabregas
83. ingin bisa membuat pesawat jet
84. ingin berkunjung ke negara kincir angin
85. ingin memiliki banyak teman dari belahan dunia
86. ingin makan pizza di italia
87. ingin merancang wedding party sendiri
88. ingin menikah dengan uang sendiri
89. ingin membuat orang tua tersenyum bangga
90. ingin jago main gitar
91. ingin punya koleksi komik
92. ingin punya perpustakaan
93. ingin hidup mapan
94. ingin selamat dunia akhirat
95. ingin punya masjid di rumah
96. ingin menjadi istri yang sholehah
97. ingin memiliki kebun teh
98. ingin memiliki apartemen
99. ingin menjadi orang yang senantiasa bertawakal dan bertaqwa
100. ingin memiliki ternak lobster

# ingin membahagiakan kedua orang tua
setiap anak pasti ingin membuat kedua orang tua nya bahagia , entah dengan berbagai macam cara. orang tua lah yang telah membesarkan kita , berjuang sekut tenaga untuk mencukupi segala yang kita butuhkan. kelak kita akan menjadi orang tua, sekarang bahagiakan orang tua kita selagi mereka ada di sisi kita. misalnya dengan memberikan hasil yanitu prestasi yang memuaskan, dengan berperilaku terpuji dan tetap ingat kepada Tuhan YME .

#ingin mendapar gelar sarjana dalam kurun waktu 3.5 tahun
saya ingin cepat lulus, karan saya ingin cepat membalas budi akan kebaikan dari orang tua saya. sekarang saya sudah tidak seharusnya meminta kepada kedua orang tua, justru seharusnya saya sekarang yang bisa memberikan sesuatu ke mereka. dengan saya cepat lulus, maka saya akan cepat mencari pekerjaan.

#ingin berbahasa inggris dengan fasih
bahasa inggris merupakan bahasa internasional , bahasa nomer 2 setelah bahasa indonesia. bahasa inggris banyak digunakan diberbagai bidang. sayang ingin bisa fasih berbahasa inggris karena menurut saya, bahasa ini sudah penting dalam banyak bidang. misalnya diberbagai perusahaan , mungkin mereka menginginkan karyawannya mampu berbahasa inggris.

#ingin menjadi seorang entrepreneur
sayan tidak ingin terus disuruh-suruh oleh orang lain, istilah kasarnya menjadi babu untuk orang lain. saya ingin menjadi bos, orang yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain. dengan berbekal pendidikan dan kemampuan , serta dengan adanya kemauan danm kepercayaan , menjadai seorang entrepreneur tidaklah sulit.

#ingin menjadi seorang istri serta ibu yang baik
kelak jiak saya menikah , saya ingin menjadi seorang istri yang baik bagi suami dan ibu yang baik bagi anak-anak saya. karna seorang istri harus bisa menjaga dan membina rumah tangganya. seorang istri lah yang akan menjadi guru pertama bagi anak-anaknya. istri dan ibu yang baik dapat membawa rumah tangga yang baik pula.

THE SUMMARY OF THE SECRET


the summary of “The Secret” :


chapter 1: The Secret Revealed
It introduces the reader to several "experts" in the use of the Law of Attraction.  
Apparently everyone knew about his except for us. The premise of this chapter (and of the whole book) is that your thoughts attract other similar thougths and circumstances, therefore, your thoughts create your reality.  That is, if you think you have bad luck you will have bad luch and more of it. The good thing is that the opposite is also true.  Your thoughts send out a frequency to the universe and the universe responds to that frequency by bringin to you more of the same.  "Your thoughts become things".


chapter 2 : The Secret Made Simple

The Law of Attraction is always there - just like the laws of gravity and other physical laws of the universe.  Emotions are like your gauge that tells you how you are feeling, and thinking.  That is, even if you think that you are going to win the lottery, if your gut tells you that the odds are against you, you will not win.  That is, you have to believe, beyond any doubt that you will win.  If you don't "feel" the confidence you are not there with your thoughts.   You have to feel good to know that you are in the right frequency required.  If you are feeling bad, immediately make yourself feel good by listening to your favorite music, feeling thankful for something you already have, or emitting the strongest of feelings - love.


chapter 3 : How to use the Secret

The Law of Attraction grants every wish you ask. There are 3 simple steps in the Creative Process: ASK, BELIEVE, AND RECEIVE. Believing is an important part becasue if you don't truly believe that you can get what you ask for, you won't emit the proper "frequency" to the universe. It takes no time and no effort for the universe to respond to what you ask for. Therefore, if you want money, it is just as easy for the Universe to give you 1 Million dollars as it is to give you 1 dollar. However, it is wise to test out the law by asking for something small at first and then go to the bigger items. This will build your confidence in your power as well.

  
Chapter 4 : Powerful Processes

Expectation is a powerful force. Therefore, expect what you want, not what you don't want. Gratitude is also a powerful force. By being grateful, you send out a more powerful signal to the universe. Visualization also serves this purpose. The universe will then return the reality as you saw it in your mind. This has been preached forever by past leaders. Make the Law of Attraction a habit, not just a onece-in-a-while thing. At the end of each day or at the beginning, or both, review what you did not like and immediately focus on how to make things better. This will change your frame of thinking and attract to you what you want.


Chapter 5: The Secret to Money

The same principles apply to Money. Don't focus on lack of money or the many bills you get daily. Focus instead on wealth, and plenty of it. You have to believe you already have it and feel good about having it. You must tell yourself "I can afford that" instead of the popular "I can't afford that!". Also, give money in order to get money. By doing this you are telling the universe that you have plenty of money in your pocket. Therefore, you will attract more money. Also, visualize checks arriving in your mailbox, as opposed to bills. Be positive and proactive.


Chapter 6 : The Secret to Relationships

To attract relationships, make sure that your thoughts are positive on this subject. Also, make sure to align all other non-verbal communications. That is, your thoughts, words, actions, and surroundings. An example given in the book (of many) is to not park your car in the middle of your driveway. This tells potential partners that you don't have room for their car. Instead, part it to one side, thus allowing for the second vehicle :) Treat yourself with Love and respect to attract the same. Love yourself first and the Law of Attraction will send you more love. Also, focus on your partner's strengths not their weaknesses. Appreciate the qualities of others. Be positive and believe in your power.




Chapter 7 : The Secret to Health

Patients get cured from believing that a pill will cure them. The placebo effect. That is, it's not the medicine itself, but the thought that the medicine is effective is what counts. To have good health, focus on good health. Laughter attracts joy, releases negativity and leads to miraculous cures. I guess laughter is the best medicine. Disease is a mental state that is fed by fear, and the constant reminder and talking about it. To prevent it or cure it, just turn your thoughts to positive outcomes and health and eternal youth. Do not listen to society'snegative messages about desease and aging. Avoid talking about disease or joining others when they discuss diseases.


Chapter 8 : The Secret to the World

If you resist something, you will actually attract it. To change this, go within yourself and emit a new signal with thoughts and feelings. Focus on trust, love, abundance, peace. Don't focus on the negativity of our present world. Life is meant to be abundant, and THERE IS ENOUGH FOR EVERYONE. Your thoughts and feelings will allow you to tap onto this unlimited supply. Praise and bless everything and everyone. This will allow you to align with the highest frequency available - LOVE.


Chapter 9 : The Secret to You

Everything is Energy - including you. Recall from Science class that "energy can neither be created nor destroyed, it can only be transformed". You are a magnet and can attract everything you want. The Universe emerges from thought. We are the creators of our destiny and of the Universe. You have an unlimited supply of ideas. We are all connected and we are all One. Always remember that what you want is only a thought away. Set yourself to the same frequency as what you want by focusing on it as if it were an absolute fact.


Chapter 10 : The Secret to Life

You are the teacher who writes on your blackboard. All you need to do is feel good now. Use your newly discovered power, and you will attract even more power. THE END

Source :

MEMANFAATKAN PELUANG USAHA


MAKALAH KEWIRAUSAHAAN
“MEMANFAATKAN PELUANG USAHA”

DESI EKA PUTRI
11611880
2SA01


GUNADARMA UNIVERSITY
JL. AKSES KELAPA DUA-CIMANGGIS

2013-2014





I. PENDAHULUAN

A.  LATAR BELAKANG
            Pemikiran untuk memiliki pekerjaan yang bagus dan enak telah menjadi suatu hal yang biasa. Tidak hanya itu, banyak orang lebih memikirkan akan penghasilan yang akan mereka terima. Padahal kenyataannya penghasilan yang akan kita terima haruslah sesuai dengan apa yang akan kita kerjakan. Pemikiran yang seperti itulah yang harus kita ubah, mind set kita akan penghasilan harus kita ubah untuk memberikan hasil yang positif dalam hidup kita. Ketika mendapatkan suatu peluang, baik itu sesuatu yang kecil, haruslah kita coba. Apapun peluang itu, kita harus bisa manfaatkan dengan baik dan benar. Misalnya ada suatu peluang berwirausaha, maka kita harus mencobanya terlebih dahulu. Ketika kita berpikir itu tidak akan menghasilkan sesuatu yang baik , tentu kita salah. Karna jelas kita belum pernah mencoba nya , maka coba dan tekuni apapun peluang usahan yang ada disekitar kita. Dengan cara itu, kita akan bisa meraih kesuksesan.

B.  TUJUAN
Tujuan dari pembuatan makalah ini yaitu untuk mengetahui bahwa memanfaatkan peluang usaha itu sangatlah penting. Tidak hanya untuk pribadi, namun untuk orang disekitar kita juga.

C.  RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang dan tujuan diatas, dapat disimpulkan rumusan masalah yaitu, bagaimana cara kita memanfaatkan peluang usaha yang ada.








II. PEMBAHASAN


A.  PEMANFAATAN PELUANG USAHA

Wirausaha yang kreatif adalah wirausaha yang cepat menangkap peluang yang muncul dari suatu kondisi lingkungan disekitarnya, yang tidak pernah melewatinya dengan sia-sia.

            Orang yang kreatif tidak akan ikut dalam deretan jenjang pencari kerja, karena dia sendiri yang akan menciptakan lapangan kerja untuk dirinya sendiri dan bahkan orang lain. Misalnya,
      -       Memanfaatkan barang bekas.
Contohnya: sedotan dibuat bunga, bulu ayam menjadi lukisan dan perca menjadi kaset dan sebagainya.
     -      Memanfaatkan barang yang disediakan oleh alam.
Contohnya: menbuat kerajinan dari tanah liat dijadikan gerabah dan sebagainya.
     -      Memanfaatkan kejadian atau peristiwa yang ada.
Contohnya: berjualan aneka minuman seperti es buah pada musim kemarau dan sebagainya.

  Seorang yang berjiwa dinamis adalah orang yang mampu melihat lingkungan sebagai sesuatu yang bergolak dan senantiasa berubah sebagai suatu tren dari masyarakat yang tidak terduga. Apabila kita mampu memanfaatkan dengan baikmaka kondisi tersebut akan menjadi suatu peluang usaha bagi kita. Sehingga oramg yang mau bekerja keras, ulet, percaya pada kemampuan sendiri, kreatif dan inovatif akan lebih mudah menemukan peluang usaha yang ada. 

Jika peluang digali dengan baik makan akan membuahkan hasil yang memuaskan.Untuk menggali peluang usaha atau bisnis, setiap orang harus berpikir secara positif dan kreatif, yaitu:
    -      Harus percara dan yakin bahwa usahanya bisa dilaksanakan.
    -      Mau menerima gagasan baru dalam dunia bisnis.
    -      Bersedia mendengarkan saran dari orang lain.
    -      Mempunyai etos kerja yang tinggi.
    -      Pandai dan terampil berkomunikasi.
    -  Sering bertanya pada diri sendiri.



B.  INOVASI SALAH SATU CARA MERAIH SUKSES BERWIRAUSAHA

Inovasi adalah suatu temuan baru yang menyebabkan berdaya gunanya suatu produk atau jasa ke arah yang lebih produktif. Beberapa faktor yang mendorong untuk melakukan inovasi dalam usaha anatara lain keinginan untuk berprestasi, adanya sifat penasaran atau keinginan untuk menanggung resiko, faktor pendidikan, pengalaman dan adanya peluang.

Adapun tujuan mengadakan inovasi dalam usaha adalah sebagai berikut :
    -      Untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan masyarakat.
    -      Untuk menyesuaikan perkembangan teknologi.
    -      Untuk menarik konsumen.

Inovasi baru dibidang produk dan jasa pada saat ini dihadapkan pada tiga pilihan, yaitu :
   -  produk atau jasa yang baru dapat ditempatkan pada salah satu pasaran yang sesuai dengan minat.
  - produk atau jasa yang dirancang secara baru dan model baru dapat ditempatkan ditengah-tengah pasar serta disesuaikan dengan daya beli konsumen.
  - produk atau jasa baru dapat ditampilkan dengan tujuan dapat merebut dan memanfaatkan peluang usaha.



C.  TIPS CARA MEMANFAATKAN PELUANG USAHA

Memang tidak lah mudah bagi seseorang untuk bisa memanfaatkan peluang usaha dengan cara memanfaatkannya atau mempraktekannya dalam dunia wirausaha yang sesungguhnya.Ini akan terasa berat karena selain membutuhkan ketekunan, tenaga juga modal yang jumlahnya Relative.

     Berikut tips cara memanfaatkan peluang usaha :

    1.     Melakukan Riset Pasar :
    Ya, kita perlu akan data mengenai pasar produk yang akan menjadi unggulan. Agar produk kita bisa diterima oleh orang lain, selain itu perlunya data2 mengenai tingkat persaingan pasar, kompetisi harga, karakteristik konsumen dll, hal ini agar kita bisa memprediksikan  mengenai usaha kita apakah akan mampu bertahan atau tidak.
      
   2.    Mempersiapkan dan menyusun rencana  (market plan), mencakup target pasar produk, target pendapatan perbulan,, biaya operasional dll.

 3.    Patuh terhadap aturan, dengan kata lain tidak melanggar aturan dari pemerintah setempat,atau melanggar norma2 yang berlaku dimasyarakat, misalnya membuaka usaha minuman keras dll.

   4.     Strategi Pemasaran yang tepat sasaran.

  5.    Jika ke empat poin dasar diatas sudah kita lakukan, maka hal yang paling penting adalah mempraktekannya. Anda harus berani memulai wirausaha atas ide-ide anda  sehingga anda akan tahu peluang usaha yang sedang dijalankan adalah peluang usaha yang benar-benar bagus. Jangan takut untuk memulai usaha..







III.   PENUTUP


A.  KESIMPULAN
Berwirausaha memanglah tidak semudah kita membalikkan telapak tangan. Sukses bukanlah dari apa yang kita miliki , seperti harta yang berlimpah, tetapu sukses adalah ketika kita mampu menciptakan apa yang orang lain belum tentu mampu. Memanfaatkan peluang usaha tidak hanya usaha besar, dengan memulai yang kecil dan sederhana, kita bisa memberikan dan menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

B.  REFERENSI